Dahnil: Penceramah Dilindungi, Pengancam Ditangkap, Bukan Terbalik



Ketum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak angkat suara terkait adanya ancaman ke para penceramah agama sehingga agenda-agendanya pun dibatalkan.

"Yang mau ceramah agama membatalkan acara karena ancaman. Dan, aparatur hukum diam. Idealnya, yang mengancam ditangkap, yang mau ceramah agama dilindungi dan dipastikan keamanannya. Serius Nalar demokrasi dan hukum kita dijungkir balikkan hanya karena kebencian,” demikian cuitannya, belum lama ini.

Akan tetapi, Dahnil nampaknya juga keberatan dengan sikap penceramah seperti ustaz Abdul Somad yang membatalkan agendanya. Padahal menurut Dahnil pembatalan tersebut tidak seperti mengajarkan masyarakat.

“Selain menyayangkan sikap polisi, saya juga sebenarnya menyesalkan sikap Ustaz Abdul Somad yang justru membatalkan ceramah-ceramahnya di Jawa. Justru tindakan tersebut tidak mengedukasi umat terkait hak bersyarikat dan berpendapat, justru tunduk terhadap intimidasi (bila ada) agar tdk ricuh tidak tepat.”

Menurut dia, mengedukasi Publik terkait hak bersyarikat dan berpendapat penting. Termasuk mengedukasi dan menyampaikan pesan kepada negara untuk melindungi hak tersebut dari para pengancam. “Kearifan bukan mundur, kearifan lahir dari menenteng kebenaran/cahaya ke arena kegelapan.” (VOI)

iklan banner