Sekolah Dihimbau Membatasi Penggunaan Gadget Para Siswa


Khazanahonline.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia(KPAI) mendukung hasil pertemuan empat Kementerian yang telah mengeluarkan pernyataan bersama terkait pembatasan penggunaan gadget atau gawai di satuan pendidikan.

Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta perwakilan Kementerian Agama menggelar pertemuan di Jakarta, Jumat (31/08/2018). Mereka kemudian mengeluarkan pernyataan bersama berisi imbauan pembatasan penggunaan gawai di satuan pendidikan untuk melindungi anak-anak dari dampak buruk piranti itu.

“Mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan anak serta semua satuan pendidikan, baik sekolah umum
maupun madrasah, membatasi penggunaan gawai dengan tidak mengizinkan anak membawa gawai (gadget),” kata menteri Yohana dalam pernyataannya.

Komisioner KPAI bidang pornografi dan cybercrime, Margaret Aliyatul Maimunah menyebut dukungan tersebut dimaksudkan untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak dari berbagai informasi yang tidak layak bagi anak.

“Seperti pornografi, radikalisme, kekerasan dan lain sebagainya serta menghindarkan anak-anak dari kecanduan gawai, cyber crime, dan efek negatif dari penggunaan gawai,” kata Margaret dalam keterangan tertulisnya (31/08/2018).

Margaret menambahkan, pengaturan penggunaan gawai di satuan pendidikan juga diharapkan untuk menyesuaikan antara bentuk srategi pengaturannya dengan tingkat pendidikan anak-anak. KPAI juga menghimbau agar tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dapat menjadi teladan yang baik bagi anak-anak kaitannya dengan penggunaan gawai di satuan pendidikan.

“Selain di satuan pendidikan, KPAI juga menghimbau agar para orang tua juga membuat aturan penggunaan gawai bagi anak-anak selama di rumah. Aturan penggunaan gawai bagi anak-anak di rumah meliputi, waktu penggunaan, lamanya penggunaan, konten-konten yang diakses oleh anak, serta lokasi penggunaan,” ujar Margaret.

Selain itu, KPAI juga menghimbau agar para orang tua dapat meningkatkan kontrol dan pengawasan kepada anak-anaknya terkait dengan penggunaan gawai melalui strategi pembangunan komunikasi yang baik dengan anak-anak, serta dapat menjadi teladan yang baik bagi anak dalam penggunaan gawai. (KBN)


iklan banner