Pemuda Muhammadiyah: Menteri yang Jadi Caleg Sebaiknya Mengundurkan Diri


Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mengharapkan agar Pemilihan Umun berjalan dengan menjunjung tinggi nilai integritas, untuk menjaga martabat demokrasi dan melahirkan kepemimpinan yang baik.

“Nilai itu harus menjadi dasar sejak awal hingga akhir proses tahapan pemilu berjalan,” ujar Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/7/2018).

Ia menjelakan, saat ini proses pendaftaran caleg sudah mulai dilakukan. Caleg yang mendaftar, Ahmad mengingatkan harus bebas dari segala kepentingan penyelenggaraan negara agar tidak mengganggu kerja kerja pada saat caleg berkampanye.

“Termasuk bagi sapa saja menteri yang ingin mencaleg, lebih lebih yang bersangkutan adalah kader partai,” pungkasnya.

Ahmad mengungkapkan, Presiden Jokowi pernah mengisyaratkan bahwa menteri tidak boleh aktif dalam tugas partai, sedang menjadi caleg mensyaratkan bahwa yang bersangkutan aktif sebagai kader partai dan bertugas untuk memenangkan partai.

Meskipun secara materi substansi tidak tertulis dalam peraturan perundang undangan, namun, ia menekankan secara norma tuntutan menteri mundur karena caleg memiliki esensi yang sama, dengan ketentuan yang mengatur beberapa jabatan penyelenggara negara yang harus mundur karena menjadi caleg. 

Islampos

iklan banner